Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Tingkatkan Produktivitas Karyawan di Era Digital

Bekerja di era digital pastinya berbeda dengan bekerja di era konvensional. Di era digital, tentunya banyak yang mempengaruhi produktivitas kerja karyawan.

Penggunaan gadget, kebutuhan hidup yang semakin meningkat, kehidupan sosial, gaya hidup atau pandangan karyawan itu sendiri terhadap perkembangan digital mempengaruhi produktivitas.

Cara Tingkatkan Produktivitas Karyawan di Era Digital

Terlebih lagi, di era digital angkatan kerja didominasi oleh karyawan dari generasi milenial dan Z yang sedari kecil sudah disuguhi teknologi dalam setiap aspek kehidupannya. Lalu bagaimana sebenarnya cara meningkatkan produktivitas karyawan di era digital seperti ini?

#1 Buat Lingkungan Kerja yang Fleksibel

Menurut penelitian dari Universitas Warwick, karyawan yang tidak happy cenderung tidak produktif. Di mana karyawan yang happy cenderung lebih produktif hingga 12%.

Memang terdengar klise, namun pastikan buat semua karyawan bahagia bekerja untuk Anda. Misalnya membuat lingkungan kerja hybrid.

Maksudnya hybrid itu adalah membuat lingkungan kerja fleksibel namun tetap berada pada aturan kerja yang berlaku baik yang dikeluarkan pemerintah maupun kebijakan internal perusahaan.

Lingkungan kerja hybrid juga dimaksudkan agar perusahaan bisa memperlakukan karyawan dari berbeda generasi dengan baik. Karena tentu karyawan generasi lama perlu adaptasi yang lebih lama terhadap sistem kerja fleksibel.

Lingkungan kerja yang fleksibel dinilai lebih membuat karyawan bahagia dibanding lingkungan kerja yang memiliki manajemen makro. Terutama bagi karyawan generasi milenial.

Buatlah aturan kerja remote pada virtual office maupun di rumah yang bisa dilakukan kapan pun. Jika tidak memungkinkan Anda bisa membuat aturan jadwal sendiri kapan karyawan harus bekerja di luar maupun di kantor.

Selain itu, biarkan karyawan bekerja sesuai dengan pace-nya namun tetap berikan deadline kapan pekerjaan harus diselesaikan.

#2 Persingkat Alur Kerja

Jika Anda bertanya kepada karyawan Anda; “lebih baik mana, bekerja berjam-jam hanya pada satu pekerjaan atau bekerja berjam-jam bisa melakukan banyak hal?”

Dari kacamata efisiensi, tentu jawaban bekerja berjam-jam bisa melakukan banyak hal menjadi jawaban terbaik.

Mempersingkat alur pekerjaan sejatinya sudah dimulai dari era revolusi industri pertama dimana conveyor belt ditemukan untuk mempermudah dan mempersingkat pada pekerjaan manufaktur.

Sama hal-nya dengan saat ini. di mana semakin banyak pekerjaan yang bisa dilakukan secara otomatis tanpa harus membuang banyak waktu.

Misalnya saja mengelola konsumen kini bisa dilakukan dengan software customer relationship officer. Selain itu, payroll misalnya. Perhitungan payroll yang biasanya hectic di akhir bulan bisa dilakukan dengan mudah dengan bantuan software payroll.

Hal yang lebih sederhana misalnya berbagi dokumen, pelaporan kerja, atau bahkan hanya sekedar berbagi pekerjaan. Semua harus bisa dilakukan dengan cepat dan singkat.

Persingkat alur pekerjaan juga bisa menghilangkan tembok birokrasi. Banyak karyawan yang mengeluhkan proses birokrasi perusahaan. Misalnya hanya sekedar ambil cuti atau merubah absensi yang salah.

Dengan mempermudah dan mempersingkat alur pekerjaan, karyawan menjadi lebih produktif. Potensi adanya sindrom burnout juga bisa dikurangi.

#3 Bangun Komunikasi

Komunikasi dan kolaborasi menjadi penting di era digital. Komunikasi dilakukan agar tidak ada lagi gap saat bekerja.

Selain itu, dengan membangun komunikasi, perusahaan bisa memahami karyawan menjadi lebih baik. Mengetahui apa kebutuhan dan permasalahannya ketika bekerja.

Seringkali, produktivitas karyawan terganggu karena permasalahan internal atau permasalahan yang dialami dalam diri karyawan sendiri. Misalnya psikis, konflik batin, atau masalah keluarga.

Selain masalah diri, masalah lingkungan kerja juga mungkin menjadi beban karyawan yang mempengaruhi produktivitas. Oleh karena itu sebagai manajemen, Anda berperan sebagai media atau setidaknya menyediakan platform untuk mewadahi komunikasi antar karyawan.

Kesimpulan

Intinya, ada tiga hal yang perlu Anda lakukan untuk meningkatkan produktivitas karyawan di era digital. Pertama pendekatan organisasi, kedua pendekatan tata kelola, dan ketiga pendekatan komunikasi.

Selain itu, pada poin mempersingkat alur kerja, penggunaan software sebagai katalis harus menjadi perhatian perusahaan. Hal sederhana saja Anda bisa berkonsultasi pada penyedia aplikasi attendance management.

Saatnya bagi Anda berkembang dengan teknologi terutama dalam meningkatkan produktivitas karyawan di tengah era industri digital.

Posting Komentar untuk "Cara Tingkatkan Produktivitas Karyawan di Era Digital"