Seminar IDEA – UKM Indonesia Scale Up

Sabtu kemarin, tanggal 30 Mei 2015, saya di beri kesempatan mewakili TDA Pusat untuk menghadiri seminar dari IDEA (Indonesia E-Commerce Association) dengan tema ‘UKM Indonesia Scale Up’.

pic-46-530-x-260-new-3-8

Acaranya dihadiri oleh berbagai macam elemen ekosistem e-commerce Indonesia. Dari marketplace besar (blibli, elevenia, bhinneka, tokopedia, bukalapak,  blanja, kudo) classified ads provider (OLX, indonetwork) payment gateway (doku, ipay88, ipaymu, fasapay, sprint), internet provider (moratel, CBN), marketing service (gopher, digital squad), web service (TUVrheinland, bluepower), hingga ke logistic service (JNE, rajakirim, first logistic).

Pembicaranya juga tidak kalah hebat. IDEA mendatangkan puluhan pembicara hebat untuk sharing, mengajarkan best practice cara menjalankan usaha e-commerce. Hanya satu yang menjadi penyesalan saya saat itu. Format acara dipecah menjadi dua ruangan, Hall A dan Hall B, sehingga saat seminar berlangsung saya harus memilih mau belajar di Hall A atau di Hall B. Saya jadi tidak bisa belajar semua ilmu yang diberikan di seminar IDEA J

Ketika saya datang ke acara ini, nuansa yang saya dapatkan e-commerce adalah bisnis yang sangat besar, dan dengan ekosistem yang melibatkan begitu banyak pemain. Betapa tidak, diprediksi pada tahun 2015 ini, 57% pengguna internet di Indonesia akan masuk menjadi pembeli pada ekosistem ecommerce ini. Naik 130% lebih dari tahun 2014 yang hanya sebesar 24% saja. Dan tentunya setiap tahun, porsi kue bisnis ecommerce akan terus membesar.

Satu hal yang menjadi perhatian saya adalah paparan dari Ahmad Zaky, CEO Bukalapak. Beliau bercerita tentang ekosistem ecommerce di China. Di China, 90% penduduknya sudah terbiasa melakukan transaksi ecommerce, sampai-sampai mall disana sepi, karena mereka sudah tidak perlu lagi belanja ke mall. Alipay sudah menjadi media pembayaran yang biasa disana. Menurut Pak Ahmad Zaky, Indonesia dimasa depan diprediksi akan menjadi seperti seperti China. Dimana semua orang akan berbelanja via online dan tidak perlu lagi belanja ke toko/pasar fisik.

Hal ini tentu menjadi berita baik bagi penggiat e-commerce skala ukm seperti saya. Dengan porsi kue yang lebih besar, saya masih bisa berharap dengan pertumbuhan usaha saya pada tahun-tahun kedepan.

Namun yang menjadi pertanyaan saya adalah, bagaimana posisi kami (para UKM) nanti ketika berhadapan dengan para pemain besar yang juga memiliki modal besar.

Di China, menurut pak Ahmad Zaky, UKM mendapat porsi 60% dari total transaksi e-commerce disana. Tetapi tentu saja dengan dukungan pemerintah China dan infrastruktur yang bagus.

Untuk Indonesia, pendapat saya pribadi, saya optimis UKM masih akan mendapat tempat di kancah persaingan e-commerce ke depan. Tinggal bagaimana kami memperbaiki pelayanan dan manajemen, sehingga bisa lebih luwes melawan para pemain-pemain besar nantinya.

***

Saya dapat banyak sekali insight dari seminar ini. Namun jika hanya ada tiga ilmu terpenting yang saya bisa tarik dari seminar ini (yang tentunya lebih dari tiga), maka berikut ini tiga ilmu yang saya bisa share tuk teman-teman ukm semua:

  1. Pentingnya Branding.

Founder Bhinneka.com, Pak Hendrik Tio, bercerita bahwa dulu mulai berbisnis supplier peralatan komputer sejak tahun 1993. Namun karena krisis moneter pada tahun 1998, para distributor tidak mau lagi memberikan barang kepadanya karena usaha pak Hendrik pada saat itu belum terkenal. Tidak ingin hal tersebut terjadi lagi, Pak Hendrik bertekad ingin memiliki usaha yang namanya dikenal, sehingga lahirlah Bhinneka.com. Sejak saat itu, Bhinneka.com sudah mengalami 20 kali pergantian design, dan sekarang memiliki 562 orang karyawan.

Perkembangan Bhinneka.com dari pertama kali diluncurkan hingga menjadi besar saat ini, tentu salah satunya adalah karena brand bhinneka yang sudah begitu lekat di masyarakat indonesia

Branding ini salah satu senjata UKM yang bisa melawan para pemain besar dan juga kecil. Karena medannya branding bukan lagi persaingan harga namun lebih ke persaingan kualitas dan reputasi. UKM dituntut untuk lebih peduli mengembangkan brand agar usaha bisa terus berkembang dengan baik.

Satu saran dari Pak Hendrik yang saya ingat, untuk mengembangkan brand butuh waktu. Kita pelaku UKM, tidak mempunyai modal besar. Tapi jika kita terus memperbaiki manajemen, kualitas dan reputasi usaha kita, seiring dengan waktu brand kita pasti bisa menjadi besar.

 

  1. Pentingnya Email Marketing.

Masih jarang pelaku e-commerce UKM yang memanfaatkan fitur email marketing. Padahal, email marketing adalah salah satu cara paling efektif untuk membuat pelanggan kembali lagi belanja di usaha kita. Berikut gambar slide presentasi pak Rhein Mahatma, dari startupbisnis.com

marketing_channels_objective

(untuk slide lengkap presentasi pak Rhein Mahatma, bisa di unduh disini: http://bit.ly/ideaukm2015)

Semua website ecommerce besar pasti ada optinnya tuk menggaet email pelanggan.

Para pelaku UKM saat ini masih berkutat di strategi lead generation saja, padahal dengan biaya yang jauh lebih murah dari strategi lead generation, email marketing bisa menghasilkan penjualan yang tak kalah besar.

  1. Pentingnya Service Dan Manajemen Internal.

Service dan manajemen internal yang bagus akan pengaruh besar tuk branding. Bedanya usaha kecil dengan usaha yang besar, adalah usaha yang besar sudah siap dari segi service dan manajemennya.

Service yang lebih baik, misalnya: fast response, packing barang yang lebih rapi (menggunakan kardus khusus), live chat pelanggan, buka 24 jam, bisa COD, bisa menerima berbagai tipe pembayaran, garansi, dll.

Manajemen internal yang baik misalnya: pencatatan akuntansi yang lebih baik, manajemen barang, manajemen staff, KPI, dll.

Yang saya perhatikan adalah, usaha yang besar memiliki kesiapan seperti itu. Dan kita pelaku UKM, harus belajar mempersiapkan usaha kita dari segi service dan manajemen internal yang lebih baik agar siap dengan persaingan dimasa depan.

RumahAwan

Passion Saya Adalah Internet Marketing. Terutama Yang Berkaitan Dengan SEO, OnlineShop, Dan PPC. Blog Ini Dibuat Supaya Saya Bisa Sharing Info Berguna Tentang Internet Marketing.

4 thoughts on “Seminar IDEA – UKM Indonesia Scale Up

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *