Meningkatkan Daya Saing UKM Dengan Facebook Dan Instagram

Dalam rangka dapat mempersiapkan diri menjelang era masyarakat ekonomi ASEAN, perlu adanya peningkatan dan penggemblengan pelaku – pelaku usaha yang dalam di dalam negeri khususnya UKM. Sebenarnya produk – produk yang dihasilkan oleh pelaku UKM tidak kalah saing dan tidak sedikit dari mereka menghasilkan produk yang lebih baik dari barang luar negeri. Namun sedikit sekali terekspos dan tidak banyak yang tahu. Masih banyak para pelaku UKM yang masih mengandalkan toko secara fisik untuk lokasi pemasarannya.Tapi tidak sedikit pula yang sudah memanfaatkan berbagai media online untuk mempromosikan produksinya bahkan sebagaian sudah melakukan transaksi secara online antara pelaku UKM dan pembeli produknya.

Pertumbuhan jumlah pengguna facebook dan instgram dalam beberapa tahun ini mengalami peningkatan. Sebagai media sosial online mereka sering digunakan untuk beberapa keperluan silaturahmi, promosi atau saling berbagi kabar lainnya. Facebook sebagai platform media sosial terbesar di dunia, pada kurtal ketiga tahun 2015 jumlah pengguna yg mengakses Facebook di Indonesia setidaknya sekali dalam sehari sejumlah 41 juta orang dan melaui smartphone sebanyak 38 juta orang, pengguna yg mengakses Facebook setidaknya sekali dalam sebulan sejumlah 79 juta orang.[1]

Pemerintah dalam hal ini sebagai penggerak roda negara melihat hal ini sebagai peluang untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia. Hal ini sudah terbukti dari beberapa bisnis online yang ada di Indonesia terbukti tidak terlalu kena imbas lagi akibat krisis ekonomi yang menimpa amerika dan eropa kemarin. Pihak Facebook sendiri tidak menutup mata, ketika pengguna atau para pemilik akun dari Indonesia mengalami peningkatan dalam setiap waktunya. Hal ini terbukti ketika Mark zuckenberg mengunjungi Indonesia pada tanggal 16 Oktober 2014, alasan dia berkunjung ke Indonesia salah satunya untuk melihat antusiasme masyarakat Indonesia dalam menggunakan dan memanfaatkan media sosial.

Hal ini juga sejalan dengan program pemerintah jokowi untuk meningkat jumlah UKM dan pengusaha muda sehingga untuk meningkatkan angka pertumbuhan ekonomi Indonesia. Kunjungan boss facebook dijawab oleh kunjungan jokowi pada tanggal 18 februari 2016, adalah untuk membicarakan beberapa bentuk kerjasama.

“Indonesia adalah negara prioritas utama bagi Facebook dan program ini adalah bagian dari investasi berkelanjutan untuk UKM di Indonesia, para pengembang aplikasi dan jutaan masyarakat Indonesia yang menggunakan Facebook,” kata Head of Small and Business untuk Asia Pasifik di Facebook Andy Hwang.[2] Oleh karena itu diadakanlah pelatihan yang melibatkan dari pihak facebook untuk para pengusaha, pelaku dan devoloper, sosialisasi fitur baru di facebook fanspage yang mengalami perubahan/inovasi karena facebook melihat kebiasaan orang indonesia menggunakan sosial media. Dan juga memberi informasi yang lebih baik tentang bisnisnya, membantu pelaku usaha membangun keberadaannyaa  di duniamobile, dan memberikan kemudahan dalam berkomunikasi langsung dengan pelanggan.

 

Mengapa UKM harus punya Facebook Fanspage dan Instagram.

“Lebih dari 76 juta masyarakat Indonesia aktif menggunakan Facebook setiap bulan dan lebih dari 61% nya terhubung dengan Facebook Page. Jumlah tersebut sangat potensial untuk UKM yang sedang berusaha mencari pelanggan baru, mempererat hubungan dengan pelanggan yang sudah ada dan meningkatkan penjualan,” jelas Andy Hwang, Head of Small Medium Business (SMB), Asia Pasific Facebook.[3] Adanya peluang pasar yang besar dan masih dapat berkembang lagi, karena sekarang media sosial sudah merambah sampai ke private room. Orang setiap hari membukanya aplikasi tersebut.

Adapun Instagram adalah aplikasi sharing photo yang pada akhirnya diakuisisi oleh facebook untuk mendukung visi dan misi yang dikembangkan oleh facebook. Adapun kelebihan yang ditonjolkan oleh instagram adalah Efektivitas ini tak lepas dari gambar yang di bagikan melalui akun Instagram tersebut. Kekuatan visual dianggap lebih mempunyai daya tarik untuk membawa customer melakukan konversi dibandingkan dengan cara lainnya.

Kalau kita disuruh, apa yang akan kita pilih instagram atau facebook? Berikut sedikit adalah ulasan tentang plus minus antara dua aplikasi tersebut : [4]

Facebook

 fb

Kelebihan:

  1. Ada fitur facebook ads, budget harga bisa di atur sesuai dengan anggaran kamu, saat ini sudah banyak kok jasa untuk mengiklankan produk kamu lewat facebook ads atau kamu bisa melakukan itu sendiri.
  2. Di fitur facebook ads, kamu juga bisa membidik target pasar sesuai karakteristik yang kamu inginkan.
  3. Lebih cepat tersebar dan menjadi viral, karena saat kamu share atau like sesuatu maka teman di akun facebook kita juga akan melihat dan algoritma facebook memungkinkan setiap orang untuk melakukan action (share,comment,like) di posting fanspage kamu maka fanspage produkmu akan muncul di newsfeed/beranda orang tersebut.
  4. Pengelolaan admin fanspage lebih transparan jika dilakukan lebih dari 1 orang, jadi kamu bisa tahu siapa admin yang memposting suatu post.
  5. Ada fitur grup, jadi kamu bisa mendekatkan diri ke customer kamu, mendapat feedback dan bisa menciptakan repeat order.

Kekurangan:

  1. Optimasi hashtag masih belum se-powerful di instagram/twitter.
  2. Pemesanan tertukar dan terlewat serta pencatatan keliru bisa sering terjadi jika order dilayani melalui comment post/inbox facebook.
Instagram

instagram

Pada tahun 2010, Kevin Systrom dan Mike Krieger mendirikan perusahaan startup yang bernama Burbn, Inc yang fokus hanya pada pembuatan aplikasi untuk telepon genggam dan memiliki produk bernama Instagram. Namun pada tanggal 2012, facebook mengambil alih instagram senilai hampir $1 Miliar dalam bentuk tunai dan saham.

Kelebihan :

  1. Kamu bisa lebih dekat secara personal dengan customer karena instagram berbasis mobile (tahunggaksih? hampir 100% pengguna instagram mengupload dan membuka instagram melalui smartphone mereka).
  2. Bisa mengunggah foto dengan mengangkat “behind the produk”. Nah, mengunggah foto seperti proses produksi, aktivitas karyawan/tim kamu jadi pada akhirnya dapat meningkatkan kepercayaan customermu.
  3. Penggunaan hashtag lebih powerful untuk menciptakan awareness.
  4. Salah satu kelebihan berjualan lewat Instagram adalah pengguna Instagram sudah ‘terjamin’ melek teknologi. Artinya, mereka yang aktif di Instagram pasti aktif pula di Twitter, mungkin juga Facebook. Karena itu, sangat tepat kalau kamu mempromosikan produk kamu melalui Instagram dan dibantu jejaring sosial lainnya.
  5. Pengguna Instagram pasti punya gadget yang mendukung aplikasi tersebut, kalaunggakandroid, ya iPhone. Ini berarti Instagram punya banyak pengguna dari kelas menengah ke atas. Hal ini tentunya menguntungkan kamu, karena kemungkinan besar target marketmu mempunyai ‘kantong’ yang cukup dalam.
  6. Display produk yang simple, karena Instagram memang digunakan sebagai aplikasi berbagi foto & video, fitur-fitur yang tersedia pun akan mendukung kualitas foto produk yang kamu unggah di dalamnya.

Kekurangan :

  1. Fitur ads (iklan) belum bisa digunakan secara powerful tidak seperti di facebook.
  2. Tidak ada pengkategorian/album dari tiap foto yang kamu unggah, terlihat kurang rapi.
  3. Tidak bisa unggah foto melalui desktop / komputer sehingga semua proses mengunggah foto harus dari smartphone.
  4. Banyak produk yang serupa di instagram, jadi kalau kamu nggak punya kreativitas untuk pemasaran yang unik, terancam ditinggal pelanggan..

 

Tips berjualan di facebook fanspage dan Instagram[5]

Berikut ini ada beberapa tips yang bisa dipakai oleh UKM untuk meningkatkan penjualannya melalui Platform media media sosial.

1. Cantumkan Informasi yang Jelas

bingung

cantumkan informasi jelas agar customer tidak bingung

agar customer tidak pindah ke lapak lain gara-gara informasi yang dicantumkan di akun membingungkan. Mulai dari nama akun, biografi, caption foto produk yang jelas, bagaimana cara memesan produkmu, sampai bagaimana sistem pembayarannya.

2. Unggah Foto Produk yang Terbaik

spatu

Pilih foto produk yang terbaik, baik dari segi ukuran sampai teknik pengambilan fotonya. Sah-sah saja bila memberi efek pada foto yang hendak diunggah, tapi please jangan berlebihan ya. Jangan sampai pembeli merasa tertipu, di foto sepatu warna A, pas sepatu sampai di tangan pembeli ternyata warna B. Kan kamu juga yang rugi.

3. Share Kegiatan di Balik Layar

bg

Kita bisa juga menggunggah foto proses pembuatan produkmu, saat kamu melakukan packaging sampai bocoran tentang produk baru atau program – program yang ada di toko online. Kamu punya toko offline?

Akan lebih bagus, bila kita bisa foto toko offline lalu unggah ke instagram. Kamu juga pernah ikut gelar lapak di beberapa event? Cari foto-fotonya gih, pilih yang terbaik dan unggah ke instagram.

4. Gunakan Hashtag yang Sesuai

ayam

Hashtag atau tagar (#) ternyata memiliki fungsi di instagram, yakni membantu kita untuk membuat kategori seperti yang ada di twitter. Hashtag juga turut membantu pengguna lain dalam pencarian foto di instagram. Jadi gunakan hashtag yang sesuai dengan produk yang sesuai dan hindari penggunaan hashtag yang terlalu banyak.

5. Upload Secara Berkala

paku

Apabila kita masih pemula di instagram, nggak ada salahnya lho kamu membuat jadwal untuk unggah foto di instagram, misalnya dua hari sekali di jam tertentu di mana orang banyak mengakses media sosial. Asalkan kamu rutin melakukannya.

Yang penting ada kesinambungan dan untuk menandakan bahwa toko online kita ini hidup, tidak sekedar ikutan tren semata dan upload rutin merupakan bukti keseriusan.

6. Giveaway

tas

Cara ini patut kita lakukan untuk menarik pengguna lain untuk mengikuti akun online shop kita di instagram, selain itu giveaway juga bisa membantumu untuk mempromosikan produk yang kamu jual ke pengguna lain. Kamu boleh melakukannya sesekali sebagai selingan. Atau juga kita bisa mempostingkan program – program promosi lainnya untuk para pelanggan.

7. Edukasi & Hiburan

Selain unggah foto produk dan mengadakan kuis, kita juga perlu sesekali mengunggah gambar yang informatif dan bermanfaat untuk pengikut akunmu. Jangan lupa unggah juga foto lucu atau ‘meme’ sebagai hiburan untuk pengikut akunmu.

Untuk apa sih? Ya supaya galeri fotomu tidak monoton. Eitss…hampir lupa! jangan unggah candaan yang garing ya. hihihi

8. Interaksi
man and woman with speech bubbles on chalk board
man and woman with speech bubbles on chalk board

berinteraksi via i.telegraph.co.uk

Setelah kita aktif di instagram, selalu upayakan untuk memberi respon cepat jika ada komentar dari pengguna lain. Gerak cepat! Tidak hanya itu, kamu bisa follow akun pengguna lain lebih dulu, ‘klik’ tanda suka di foto pengguna lain, atau follow balik pengguna lain yang telah mengikuti akunmu. Intinya adalah berinteraksi dengan pengikut akunmu, anggap customer sebagai temanmu.

Kita juga bisa lho berkenalan dan berteman dengan pemilik online shop lain yang jualan di instagram, menjaga hubungan dengan pemilik online shop lain juga dapat memberi keuntungan buatmu, misalnya kalian saling mempromosikan di akun masing-masing.

9. Stop Being Annoying

annoying

Hindari spamming ya! Mempromosikan produkmu di kolom komentar pengguna lain, di satu sisi mungkin akun online shop mu akan diketahui lebih banyak orang tetapi di satu sisi itu sangat mengganggu pengguna instagram yang kolom komentarnya kamu isi dengan kalimat promosi “cek akun instagramku kakak…” “jual obat pemendek badan..” “cek igku kakak, ada obat pembesar hidung” . Yikes!

Be a smart seller!

10. Endorsement

raisa

Makin banyak pengguna instagram, makin banyak pula ‘selebgram’ bermunculan. Selebgram adalah pengguna instagram yang populer dan memiliki ribuan bahkan jutaan followers. Nah, kalau awal-awal instagram booming sih kita bisa endorse ke selebgram tanpa dipungut biaya lagi alias gratis.

Jadi kamu hubungi selebgram dan menawarkan produkmu, jika selebgram minat kamu kirim sample produk ke selebgram lalu nanti selebgram akan mempromosikan produkmu di akun instagramnya. Sekarang nggak sedikit selebgram yang mematok biaya sekian-sekian untuk tarif sekali unggah foto.

 

[1] http://portal.bandung.go.id/perkuat-ukm-pemkot-bandung-gandeng-facebook

[2] https://dailysocial.id/post/facebook-marketing-bootcamp-indonesia-2015/

[3] http://swa.co.id/business-strategy/management/facebook-page-jadi-andalan-memperkuat-ukm

[4] http://veryfund.co/blog/jualan-di-media-sosial/

[5] http://veryfund.co/blog/tips-jualan-online-di-instagram/

 

RumahAwan

Passion Saya Adalah Internet Marketing. Terutama Yang Berkaitan Dengan SEO, OnlineShop, Dan PPC. Blog Ini Dibuat Supaya Saya Bisa Sharing Info Berguna Tentang Internet Marketing.

One thought on “Meningkatkan Daya Saing UKM Dengan Facebook Dan Instagram

  • September 15, 2018 at 3:53 pm
    Permalink

    Bagus artikelnya..saya jadi banyak ilmu tentang pemasaran

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *