11 Teknik Untuk Meningkatkan Quality Score Kampanye AdWords Anda

Adwords Quality Score
Adwords Quality Score

Quality Score merupakan faktor yang sangat penting dalam kampanye AdWords. Kampanye AdWords yang mempunyai Quality Score 7 keatas akan lebih mudah mendapatkan CPC (Biaya Per Klik) yang murah dan posisi iklan yang paling atas.

Faktor paling utama dalam penentuan Quality Score adalah CTR pada iklan anda (cek arti isitilah CTR disini). Riset menunjukkan bahwa kaitan antara CTR dan Quality Score sangat erat sekali, sehingga bisa disimpulkan bahwa hal-hal yang bisa meningkatkan CTR akan meningkatkan Quality Score juga.

Walaupun ada hal-hal lain yang tidak berkaitan dengan CTR juga ikut berperan dalam meningkatkan Quality Score, namun faktor utamanya adalah CTR.

Jadi jika disingkat bisa seperti ini: CTR naik > Quality Score naik > CPC turun. Ingat-ingat rumus ini, karena akan sering diulang-ulang dalam artikel ini.

Mungkin ada yang bertanya seperti ini: Kalau begitu, Saya klik saja iklan Saya sendiri pada keywords yang murah, sehingga CTR iklan Saya naik dan Quality Score meningkat?

Untuk meningkatkan Quality Score secara sementara, mungkin saja hal itu bisa dilakukan. Tapi ketika anda sudah tidak mengklik iklan anda lagi, otomatis CTR akan turun lagi dan Quality Score juga akan turun lagi, sehingga CPC naik lagi.

Quality Score itu dinamis dan selalu di update. Jika anda tidak rajin cek campaign AdWords anda, Quality Score anda yang tinggi bisa jadi akan turun karena CTR juga turun.

Target anda dalam meningkatkan Quality Score adalah minimal mendapatkan score 7 atau lebih tinggi lagi. Dengan menggunakan tips-tips dibawah ini Saya biasanya selalu mendapatkan minimal score 7, bahkan 8 dan 9.

Tutorial kali ini lebih difokuskan pada Search Network ketimbang Display Network. Ini karena umumnya lebih mudah untuk terjadi konversi (cek arti konversi disini) pada iklan yang dipasang di Search Network ketimbang iklan yang dipasang di Display Network. Dan untuk pemula, baiknya mencoba pada Search Network dulu baru kemudian di Display Network. Karena lebih mudah.

Cara untuk menampilkan kolom Quality Score pada akun AdWords anda adalah sebagai berikut:

–       Setelah login ke akun AdWords anda, klik pada campaign yang ingin anda tampilkan kolom Quality Scorenya.

–       Setelah itu, klik tab ‘Keywords’

–       Lalu, klik tombol ‘Columns’. Kemudian ‘Customize Columns’.

change columns

–       Kemudian, pilih metric ‘Attributes’

–       Lalu Pilih ‘Quality Score’

kolom quality score

–       Pada kolom ‘Drag n drop to reorder’ anda bisa menyesuaikan letak masing-masing kolom sesuai keinginan anda.

–       Jika dirasa sudah sesuai dengan keinginan anda, tinggal klik ‘Apply’

Atau bisa juga anda letakkan cursor anda pada kolom ‘status’ dari keyword yang ingin anda cek Quality Scorenya.

Cekidot Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Quality Score:

a)     Struktur Account Yang Rapi.

Pada settingannya, AdWords dibuat menjadi dua level ketika kita ingin mensetup sebuah iklan/campaign. Yaitu level campaign dan level ad groups. Gunakan tiap level sesuai kebutuhannya. Misal: Jangan gunakan level campaign dengan settingan search and display network, tetapi hanya digunakan fungsi search networknya saja. Jika hanya ingin beriklan di search network saja, maka setup di level campaign pilihan yang search network saja.

Jangan campur antara campaign situs A dan situs B dalam satu campaign yang sama. Buat campaign yang berbeda jika anda ingin beriklan untuk dua situs yang berbeda.

Atau jika satu situs yang sama namun untuk produk yang berbeda, sebaiknya dipisah campaignnya. Karena bisa saja satu produk menyasar keywords yang berbeda yang menyebabkan ad group yang berbeda.

Atau misal anda ingin beriklan untuk satu produk saja, yaitu produk A. Namun anda ingin iklan anda muncul di hasil pencarian google.com (search network) dan juga ingin muncul di youtube.com beserta detik.com (Display Network). Maka tuk kasus ini sebaiknya dibuat dua campaign, yaitu campaign search network tuk iklan yang muncul di hasil pencarian google.com, dan satu lagi campaign display network tuk iklan yang muncul di Youtube.com dan Detik.com.

Dengan pengaturan yang rapi, account anda akan mendapatkan nilai lebih untuk Quality Score. Dan bukan itu saja, anda pun akan lebih mudah dalam memanage campaign-campaign anda. Data-data terkait campaign anda tidak tercampur baur dan bisa dilacak dan dioptimisasi dengan mudah sehingga menghasilkan konversi yang optimal pula.

Tips: tuk pemilihan network, saya sarankan sebaiknya tidak menggunakan pilihan yang ‘Search And Display Network’. Jika ingin menggunakan Search Network dan Display Network sebaiknya dipisah campaignnya satu sama lain. Ini berguna tuk tracking dan optimizing yang lebih baik lagi, sehingga data tidak tercampur-campur.

b)     Ad Group Yang Presisi Dan Rapi.

Buatlah keyword-keyword yang disasar dalam sebuah ad group menjadi satu tema dan tidak campur baur. Misal anda membuat ad groups untuk tema ‘Busana Muslim’. Maka keyword yang anda masukkan dalam ad groups tersebut adalah keyword-keyword yang memiliki frase ‘Busana Muslim’ saja. Misal:

Busana Muslim

Toko Busana Muslim

Jual Busana Muslim

Busana Muslim Murah

Busana Muslim Online

Keyword-keyword yang dimasukkan ke ad group juga sudah dipilih dengan cermat (keyword yang sesuai dengan target/produk/jualan anda) sehingga menghasilkan CTR yang maksimal. Pilihlah keyword yang spesifik dan jangan terlalu umum.

Pilih juga keyword yang kira-kira akan menghasilkan konversi. Jangan memilih keyword yang kira-kira tidak akan menghasilkan penjualan, seperti keyword yang ada kata ‘gratis’nya.

Dengan pemilihan keyword yang spesifik, iklan anda akan lebih menarik untuk di klik karena kata-katanya sesuai dengan apa yang didalam benak pecari di google.com.

Misal anda menyasar dua tema yaitu ‘Busana Muslim’ dan ‘Baju Koko’, maka buatlah dua ad groups juga, yaitu ad groups ‘Busana Muslim’ dan Ad groups ‘Baju Koko’. Yang masing-masing Ad Group berisi keyword yang spesifik tentang ‘Busana Muslim’ dan ‘Baju Koko’.

c)     Buatlah iklan (Ad Copy) anda yang relevan dengan keywords/tema di ad group.

Taruh keyword/tema utama di headline iklan, URL, dan text iklan.

Misal anda mempunyai ad group ‘Busana Muslim’ dengan keywords seperti yang ada di contoh point b. Dengan tema utama adalah ’Busana Muslim’ maka masukkan frase ‘Busana Muslim’ di headline iklan anda, di URL iklan, dan di text iklan. Lihat gambar untuk contoh.

keyword group adwords

 

d)     Create Killer Ads.

Buatlah iklan yang menarik. Iklan yang akan membuat orang yang membacanya segera mengklik iklan anda. Yaitu iklan yang CTRnya tinggi. Seperti yang dijelaskan di awal, CTR tinggi berarti Quality Score juga tinggi.

Namun hati-hati, perhatikan juga tingkat konversi karena itu yang paling penting dalam PPC marketing. Jangan sampai iklan anda banyak yang klik, tapi tidak ada yang berubah menjadi pembeli.

Bisa saja, misal anda membuat iklan di display network, tentang berita video artis selingkuh, atau iklan dengan gambar gadis cantik. Pasti banyak yang ngeklik iklan tersebut. Hanya saja kemungkinan besar tidak ada yang membeli kalau misal anda tawarkan sesuatu. Karena memang trafficnya bukan berniat untuk membeli.

Bila anda memiliki budget yang lebih, bagus sekali jika anda melakukan test dan tracking iklan mana yang membawa konversi paling tinggi. Misal anda membuat tiga Ad Copy yang berbeda dan menjalankannya secara bergantian. Kemudian dicek, iklan mana yang paling banyak menghasilkan konversi. Iklan yang terbanyak menghasilkan konversi itulah iklan yang terus kita tayangkan.

Untuk bagaimana membuat iklan AdWords yang ‘Killer’ dan cara test and tracking iklan yang profitable, diartikel lain akan saya bahas.

e)     Landing Page Yang Relevan.

AdWords juga menilai relevansi dan kualitas dari landing page anda. Cara membuat landing page yang relevan mirip-mirip dengan cara membuat page yang teroptimasi secara SEO. Yaitu, keyword harus ditaruh di title dan disebarkan di dalam sales letter. Intinya jika pengunjung masuk ke landing page, mereka bisa faham mengaitkan antara iklan yang mereka klik sebelumnya dengan sales letter yang disajikan.

Untuk membuat landing page yang relevan, harus mengerti tentang HTML. Karena memang untuk merubah sebuah page kita harus oprek kode HTMLnya. Hal yang perlu disesuaikan di landing page adalah:

–          Title tag harus berisi keyword utama dari ad group. Ex: tuk Ad Group dengan tema ‘Jilbab Wanita’, berikut title tag yang benar: <title>Toko Jilbab Wanita Murah Online</title>

–          Judul sales letter berisi keyword utama dari ad group

–          Gambar juga penamaan filenya berisi keyword utama dari ad group. Misal: jilbab-wanita-muslimah.jpg

–          Didalam artikel sales letter, keyword utama dari ad group disebut beberapa kali.

–          Meta description dari page juga berisi keyword utama dari Ad Group. Jika belum faham apa itu meta description, silakan googling.

–          URL dari landing page juga berisi keyword utama dari ad group. Ex: tuk ad group dengan tema ‘jilbab wanita’ maka url yang baik adalah: busanamuslim.com/jilbab-wanita.html

Tuk menentukan landing page terbaik, sebaiknya di test and track seperti di point D. Buat beberapa landing page tuk satu ad group. Kemudian di test and track landing page mana yang menghasilkan konversi paling banyak. Landing page yang menghasilkan konversi paling banyak, itulah yang akan kita pakai.

Tiap ad group baiknya mempunyai satu landing page tersendiri. Jangan menggabung beberapa ad group pada landing page yang sama (satu landing page, namun pengunjung hasil beberapa ad group diarahkan kesana semua). Selain akan mengurangi Quality Score, biasanya juga akan mengurangi tingkat konversi.

f)      Gunakan Negative Keywords untuk meningkatkan CTR dan konversi.

Setelah anda menjalankan campaign AdWords selama beberapa hari, anda bisa melihat mana keyword yang menghasilkan dan mana keyword yang tidak menghasilkan. Berbekal data tersebut, keyword yang tidak menghasilkan atau tidak sesuai standar bisa anda masukkan ke list negative keyword, untuk anda block supaya iklan anda tidak muncul pada keyword tersebut.

Hal ini berguna untuk meningkatkan CTR dan juga konversi.

Untuk bisa memblock suatu negative keyword, anda harus punya standar terlebih dulu. Berapa minimal CTR keyword yang anda inginkan. Atau berapa minimal impression sehari dari sebuah keyword yang anda inginkan. Atau berapa tingkat konversi dari sebuah keyword yang anda inginkan. Dengan adanya suatu standar, akan mudah memblock keyword-keyword yang tidak masuk kriteria.

Berikut caranya untuk memasukkan keyword ke dalam list negative keyword:

–          Pertama, masuk ke akun AdWords anda dulu.

–          Setelah itu, masuk ke ad groups yang ingin anda filter keywordsnya. (ingat, level ad groups. Bukan level campaign). Karena ini keywords, itu berarti campaign yang berada di search network. Step by step ini berlaku hanya pada campaign yang berada di search network.

–          Setelah itu klik tab ‘Keywords’

–          Pilih button ‘Details’. Kemudian Pilih ‘All’ yang berada dibawah SEARCH TERMS.

negative keywords

–          Setelah itu akan tampil berbagai macam keywords dimana iklan anda telah muncul, beserta data-data statistiknya (click, CTR, impression, conversion, CPC, dll).

–          Dari data-data yang disajikan, tinggal kita filter mana keywords yang ingin anda masukkan ke list negative keywords. Caranya anda centang setiap keywords yang ingin anda pilih dengan mengklik kotak centang yang ada disebelah kiri tiap keywords.

centang negative keywords

–          Kemudian klik tombol ‘Add as negative keyword’

tombol add as negative keyword

–          Setelah itu akan muncul window baru. Pilih apakah keyword ini akan diblock hanya pada level ad group ini saja atau di block pada level campaign (diblock pada semua ad group yang berada di campaign tersebut).

–          Setelah itu, klik save.

–          Keyword yang sudah terblock, akan ada keterangan ‘Excluded’. Yang artinya iklan anda tidak akan muncul pada keyword tersebut.

g)     Gunakan Keyword Matching Untuk Meningkatkan CTR.

AdWords dalam menentukan iklan yang muncul dalam keywords apa saja menggunakan sebuah fitur yang disebut keyword matching.

Ada 4 tipe keyword matching dalam AdWords:

–          Broad

–          Broad Match Modifier

–          Phrase

–          Exact

Perhatikan gambar berikut untuk menjelaskan 4 tipe keyword matching berikut ini:

keyword matching option

 

keyword matching option 2

Kolom pertama yaitu ‘Matching Option’ menjelaskan tipe keyword matching dan cara penulisan tiap-tiap tipe keyword matching. Misal tuk tipe Phrase, jika anda ingin memasukkan keyword tipe phrase ke dalam campaign AdWords anda, maka penulisannya harus menggunakan tanda baca double apostrophe -> “”. Contoh: “Red Roses”, “Busana Muslim”, “Baju Bayi”, dst.

Contoh lain tuk keyword tipe Exact penulisannya seperti ini: [Red Roses], [Busana Muslim], [Baju Bayi]. Dst.

Kolom kedua menjelaskan perbedaan tiap tipe keywords. Perbedaan utamanya adalah pada keyword apa saja iklan anda akan dimunculkan. Misal pada tipe Broad, jika anda memasukkan keyword tipe Broad ke dalam campaign AdWords anda, maka iklan anda akan muncul pada sinonim keywords, keyword lain yang berhubungan, dan variasi-variasi lain yang AdWords anggap relevan dengan keyword yang anda masukkan.

Misal anda memasukkan keyword ‘Red Roses’ (tipe Broad) kedalam campaign AdWords anda. Maka iklan anda bisa muncul pada keyword-keyword berikut ini:

Cheap Rose

Red Flowers

Red Rozes

Find Red Rose

Pada Tipe Broad Modifier, keyword yang memicu iklan lebih dibatasi. Hanya pada keywords yang terkait dengan ‘Red Roses’ dan memiliki paling tidak kata ‘Red’ atau ‘Roses’ saja atau keduanya. Misal:

find red roses

red beautiful

roses

Perhatikan keyword-keyword diatas. Mereka paling tidak memiliki kata ‘Red’ atau ‘Roses’ saja atau keduanya.

Dan lebih ketat lagi pada keyword tipe Phrase dan Exact. Semakin ketat batasannya, semakin sedikit keyword yang bisa memicu iklan anda.

Pada kolom ketiga saya kira sudah jelas, yaitu contoh keyword apa saja iklan akan dimunculkan. Keyword-keyword yang bisa memicu iklan anda tampil.

Kolom keempat adalah kapan sebaiknya anda menggunakan tiap tiap tipe matching keyword tersebut.

Intinya dari Broad, Broad Modifier,  Phrase, sampai ke Exact, iklan akan muncul semakin jarang karena keyword yang memicu iklan semakin sedikit.

Namun, biasanya semakin spesifik tipe matching keyword, maka CTR iklan akan semakin tinggi. Karena iklan yang muncul kata-katanya sama dengan kata-kata yang ada di benak searcher.

Dengan pengetahuan ini, kita bisa mengoptimasi seberapa banyak iklan kita ingin ditayangkan, dikeyword apa saja, sehingga menghasilkan CTR seberapa banyak. Semua faktor tersebut bisa kita sesuaikan dengan kemauan kita.

Untuk merubah tipe matching keyword secara massal caranya seperti ini:

–          Pilih keyword-keyword yang ingin diubah tipe matchingnya dengan mengklik kotak centang yang ada di sebelah kiri tiap keyword.

–          Kemudian klik tombol ‘Edit’ dan pilih ‘Change Match Type’

change match type adwords

–          Setelah itu sesuaikan tipe matching yang diinginkan.

–          Terakhir, klik tombol ‘Make changes’

–          Perlu diingat bahwa mengganti tipe matching sebuah keyword akan menghapus tipe matching keyword yang lama, dan menggantinya ke keyword dengan tipe matching yang baru.

h)     Gunakan Semua Ad Extension Yang Bisa Anda Gunakan.

AdWords memiliki fitur untuk menampilkan informasi tambahan pada iklan yang anda tayangkan. Fitur-fitur ini dinamakan Ad Extension. Ad Extension ini memungkinkan menambahkan informasi pada iklan anda seperti: nomer telepon, testimoni, jumlah follower di page G+, links yang ada di situs kita.

Cara setting Ad Exetension ada dua cara. Pertama ketika pertama kali setting Ad di level campaign, dan kedua ketika ads sudah jadi di level Ad Groups. Berikut gambar untuk dimana setting Ad Extension ketika pertama kali setting Ad di level Campaign:

Ad Extensions

Berikut gambar untuk dimana setting Ad Extension ketika iklan sudah jadi di level Ad Groups:

Ad Extension - Level Ad Groups

 

Jika memungkinkan, gunakan semua extension yang bisa anda berikan. Penggunaan semua Ad Extension membuat iklan yang tampil menjadi lebih menarik dan informatif.

Bayangkan iklan anda muncul dengan nomer telepon dan testimony pelanggan anda. Pasti akan lebih banyak orang yang mengklik iklan anda, dibandingkan hasil search organic google yang tidak ada extension ini.

Dengan menggunakan Ad Extension, CTR akan naik, sehingga Quality Score juga akan ikut naik.

Berikut  data yang dibutuhkan tuk mengisi Ad Extension:

–          Isi nomer telepon > Call Extension

–          berikan testimony dan bukti URL dari halaman dimana testimony berada > Review Extension

–          buat page di G+ dan isi followernya > Social Extension. (Jika belum punya follower, bisa isi follower abal-abal dengan membeli jasa di fiverr.com. Email saya jika masih bingung J) ,

–          buat akun di google business (http://www.google.com/business/placesforbusiness/) dan lengkapi lokasinya supaya bisa dimasukkan ke Ad Extension,  > Location Extension

–          isi sitelinks dengan link dari situs anda yang kira-kira penting bagi orang yang melihat iklan anda. > Sitelinks Extension

–          Dst

Kelima extension diatas yang saya kira paling penting.

Untuk extension Dynamic Search Ad dia berfungsi untuk mencocokkan keyword yang memicu iklan dengan salah satu halaman yang ada disitus anda. Jadi walaupun anda mempersiapkan landing page khusus, bisa jadi nanti visitor dari iklan tidak akan masuk ke landing page dulu, dan langsung masuk ke halaman yang dikira google lebih relevan.

Saya pribadi tidak menggunakan Ad Extension ini. Karena saya ingin para visitor dari iklan masuk ke landing page dulu. Alasannya terutama di landing page berisi sales letter yang menginformasikan visitor dengan lebih baik mengapa dia harus membeli di situs kami. Jika langsung ke halaman produk yang tidak ada sales letternya, sehingga visitor mungkin tidak jadi membeli produk.

Tuk App Extension, ini berguna jika anda mempunyai app di Google Playstore. Jika tidak punya, maka extensi ini tidak akan terpakai.

Tuk Product Extension sudah ditutup oleh google dan tidak bisa digunakan lagi.

i)      Set Iklan Supaya Muncul Pada Prime Time Saja.

Sebelum anda memutuskan untuk beriklan menggunakan AdWords, atau jenis iklan apapun itu selain AdWords, penting sekali anda riset mengenai target iklan anda yang akan menjadi calon pembeli anda.

Dengan begitu, anda bisa membuat iklan yang lebih relevan dan sesuai dengan keinginan target iklan, Sehingga kemungkinan terjadinya konversi akan menjadi lebih besar.

Salah satu faktor penting dalam riset tersebut adalah waktu kapan target iklan mencari produk/jasa anda dan lokasi dimana target iklan berada.

Kalau misal mengambil contoh dari iklan televisi, iklan yang berkaitan dengan ibu-ibu rumah tangga biasanya muncul pada jam 9 pagi keatas. Ini karena pada waktu tersebut ibu rumah tangga biasanya sudah selesai berbenah rumah dan memasak,dan sedang istirahat menonton TV.

Faktor waktu inilah yang perlu anda gunakan dalam mensetup iklan AdWords anda. Dengan begitu, iklan anda muncul pada saat calon pelanggan anda sedang mencari anda.

Dengan mengatur kapan waktu iklan AdWords anda muncul yaitu pada saat calon pelanggan mencari, ini akan membuat CTR iklan menjadi naik, sehingga Quality Score juga akan ikut naik.

Untuk mensetup kapan iklan muncul, bisa anda setup pada fitur search network yang all features pada level campaign. Pastikan anda memilih yang all features, karena ada fitur-fitur pada mode ‘All Features’ yang membuat iklan anda menjadi lebih tertarget dan bisa membuat Quality Score meningkat.

all features

Opsi pengaturan kapan waktu iklan anda tampil ada di bagian Advanced Settings pada Search Network yang All Features. Berikut gambarnya:

setting waktu adwords

Pada gambar diatas, tampak bahwa kita bisa atur pada jam berapa, dan hari apa saja kita ingin iklan kita tampil. Pada opsi selain All Features (yang standar) tidak akan muncul opsi seperti ini. Oleh sebab itulah, penting memilih opsi yang All Features.

Jika iklan anda sudah tayang, anda masih tetap bisa mengedit kapan waktu iklan anda tampil pada opsi ‘Settings’ di Level Ad Group. Berikut gambarnya:

setting waktu - level ad groups

Setelah itu tinggal scroll kebawah. Anda akan menemukan bagian Advanced Settings, dan opsi tuk merubah kapan waktu iklan tampil.

j)     Set Iklan Pada Lokasi Tertentu Saja.

Sama seperti point j, penentuan lokasi yang tertarget akan membuat iklan anda banyak di klik. Anda bisa mentarget mau di kota mana iklan anda akan tampil. Ini berguna pada usaha-usaha yang jangkauannya hanya pada kota tertentu saja. Misal: jasa karangan bunga, jasa sewa truk, jasa dokter gigi, dll.

Untuk cara setup lokasi dimana iklan akan tampil pada AdWords, caranya sama dengan point i.

Cara pertama ada ketika setup Ad pertama kali. Caranya sama dengan point i, hanya settingan lokasi berada sebelum settingan waktu.

Dan cara kedua bisa di edit dibagian ‘Settings’ pada level Ad Group. Pada gambar diatas terlihat tab ‘Locations’. Disitu anda bisa edit settingan di kota mana iklan anda ingin tampil.

k)      Naikkan Bid Anda.

Bagi yang belum tahu apa itu istilah bid dalam AdWords, silakan baca disini.

Dengan menaikkan tawaran bid anda, otomatis posisi iklan anda juga ikut naik, sehingga iklan anda akan lebih sering diklik. Itu berarti CTR akan naik, dan Quality Score juga akan ikut naik.

Pun begitu, ini cara yang terakhir yang saya sarankan untuk digunakan. Alasannya karena kita harus merogoh kocek lebih dalam, padahal masih ada teknik-teknik lain yang bisa kita gunakan untuk meningkatkan Quality Score. Jadi gunakan teknik-teknik yang lain dulu, baru gunakan teknik menaikkan bid ini.

***

Sampai disini kita sudah membahas 11 point penting untuk meningkatkan Quality Score kampanye AdWords anda. Selain ke 11 faktor tersebut, AdWords juga menilai historical performance (kinerja masa lalu) dari kampanye AdWords anda. Jika kinerja akun AdWords anda bagus (CTR tinggi, konversi tinggi) maka lambat laun Quality Score anda juga akan meningkat. Score yang biasanya 8, bisa jadi akan naik menjadi 9 atau 10.

Teknik-teknik ini teknik umum untuk meningkatkan Quality Score pada Search Network. Namun bisa juga sebagian diterapkan pada Display Network.

Intinya, teknik apa saja yang kira-kira bisa membuat Ad relevance, CTR, dan Landing Page experience meningkat, bisa diterapkan untuk meningkatkan Quality Score. Tidak tertutup kemungkinan selain 11 teknik diatas ada teknik lain yang bisa meningkatkan Quality Score.

Quality Score

Perlu diingat bahwa walaupun Quality Score itu penting, namun yang terpenting adalah konversinya. Karena konversi yang menentukan apakah kampanye anda untung atau rugi. Bisa jadi Quality Score anda 10, namun bila tidak terjadi konversi buat apa diteruskan. Hanya akan membuang-buang duit.

Nah, untuk meningkatkan konversi, caranya hanya melalui testing dan tracking. Anda harus optimasi terus menerus kampanye anda. Baik dari segi pemilihan keyword, Ad Copy, targeting demografi, landing page dan sales letter,  penawaran dari jasa/produknya, dan lain-lain. Semua faktor itu turut mempengaruhi jumlah konversi dari kampanye anda. Dan untuk tahu keyword, Ad Copy, targeting demografi, landing page, sales letter, dan penawaran mana yang convert cara terbaik mengetahuinya adalah melalui testing and tracking.

Sampai disini pembahasan tentang Quality Score AdWords. Mohon sempatkan untuk berkomentar di bagian komentar dibawah ini, atau klik like, +1, atau share kepada teman di twitter. Siapa tahu ada yang terbantu dengan artikel ini.

Jika ada pertanyaan bisa juga di tanyakan dibagian komentar atau email saya ke alfan[at]rumahawan.com.

Terima Kasih! 😀

RumahAwan

Passion Saya Adalah Internet Marketing. Terutama Yang Berkaitan Dengan SEO, OnlineShop, Dan PPC. Blog Ini Dibuat Supaya Saya Bisa Sharing Info Berguna Tentang Internet Marketing.

23 thoughts on “11 Teknik Untuk Meningkatkan Quality Score Kampanye AdWords Anda

    • December 9, 2013 at 3:33 am
      Permalink

      sama-sama pak… 🙂

      Reply
  • February 20, 2014 at 6:45 am
    Permalink

    pak gimana yan supaya iklan kita tampil di atas trus , saya pernah naikan bid , iklan saya di atas tetapi biaya jadi mahak banget dan banyak yang klik sampai limited budget, tetapi quality score malah jadi 6 kenapa ya pak ? ada yang salah ?

    Reply
  • December 25, 2014 at 4:57 am
    Permalink

    trimakasih ilmunya pak. sambil belajar nih. ga tanggung2 nih nulisnya hehe,, mantab pak,,
    ijin berguru.

    Reply
  • September 4, 2015 at 6:13 am
    Permalink

    Permisi umahAwan, numpang tanya nih…
    ane sudah 2 tahun berkecimpung di bidang furniture, dan sudah memiliki kampanye untuk website saya. beberapa keyword sudah memiliki angkanya kualitas mencapai 10/10. yang jadi pertanyaan kenapa untuk posisi saya, masi ada di halaman 1 tapi baris paling bawah.. bagaimana cara saya untuk merkompetisi di baris 1 s/d 3. faktor apa saja yang mempengaruhi aga posisi bisa tingkatkan… tks

    Reply
    • September 7, 2015 at 11:59 am
      Permalink

      banyak faktornya pak… tuk adwords jika ingin dijalani serius, tidak bisa satu halaman dijadikan landing page tuk semua keywords. harus dibuat beberapa halaman sesuai dengan keyword groupnya, sehingga banyak keyword yg quality scorenya 10.

      thx sudah mampir pak! 🙂

      Reply
    • February 4, 2017 at 12:34 pm
      Permalink

      Sangat bermanfaat artikel nya sangat membantu saya

      Reply
  • May 3, 2016 at 6:11 am
    Permalink

    mantab pak pencerahaannya buat ane yg masih awam dalam dunia peradwordan, salam kenal pak

    Reply
  • July 30, 2016 at 2:15 am
    Permalink

    Mantaps Pa sangant2 bermanfaat…

    terima kasih atas sharingnya ya Pa 🙂

    Reply
  • June 9, 2017 at 3:45 am
    Permalink

    sempat lupa bagaimana caranya beriklan di adwords,
    terimakasih sudah menyediakan informasi yang saya perlukan 🙂

    sukses selalu rumahawan

    Reply
  • August 25, 2017 at 5:45 pm
    Permalink

    Ini sangat lengkap dan sangat2 membantu. Makasih mas share ilmu sedetail ini. Semoga berkah ilmu dan hidupnya mas. Makasih

    Reply
    • October 20, 2017 at 3:49 am
      Permalink

      Aamiin… dan juga buat hidup mas fadly.. Aamiin…

      Reply
  • November 9, 2017 at 3:03 pm
    Permalink

    saya barusan membuka akun adword. ternyata tampilannya sudah berbeda ya.. saya mau setting attribute belum nemu-nemu

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *