83 Mindset Salah Tentang Uang Dan Kekayaan – Mindset Mana Milikmu Yang Salah? – Bagian 3

Bagian dua ada disini >> http://www.rumahawan.com/83-mindset-salah-tentang-uang-dan-kekayaan-mindset-mana-milikmu-yang-salah-bagian-2/

*********

  1. If success comes easy, it’s not as worthwhile.

Jika sukses datang dengan mudah, ia tidak akan berarti.

Easy or hard, just being grateful for it and appreciating what you have is key.

Mudah atau sulit, hanya dengan bersyukur atasnya dan menghargainya adalah kunci.

  1. I’m too busy to put a lot of time and energy into learning.

Aku terlalu sibuk untuk memberi banyak waktu dan energi untuk belajar.

You always have the time if you’re committed.

Kamu akan selalu punya waktu jika kamu komit.

  1. If I become rich, that’s great, if not, that’s fine too.

Jika aku menjadi kaya, Alhamdulillah, Kalau tidak, maka itu juga tidak apa-apa.

This is a dabbler mentality; someone that wants to make money, but isn’t committed to it fully or is unsure.  You have to DECIDE if you want to be wealthy or not and commit yourself to it.

Ini adalah mental mencla mencle/tidak serius; seseorang yang ingin menghasilkan uang, tetapi tidak komit sepenuhnya atau tidak yakin. Kamu harus MEMUTUSKAN jika kamu mau menjadi kaya atau tidak dan kemudian komit terhadapnya

  1. I don’t enjoy taking on responsibility.

Aku tidak menikmati menerima tanggung jawab.

Responsibility and taking it on is a GOOD THING and it forces you to grow and become better.  You can learn to enjoy anything.

Tanggung jawab dan menerimanya adalah HAL YANG BAGUS dan ia memaksamu tumbuh dan menjadi lebih baik. Kamu dapat belajar menikmati apapun.

  1. I’m not a strong leader.

Aku bukan pemimpin yang kuat.

Everyone has the ability to be a leader; it’s all within us.  It’s about tapping into your potential and growing yourself.  The great thing about the pursuit of wealth is it forces to you become a leader and develop leadership qualities.

Semua orang memiliki kemampuan tuk menjadi pemimpin. Semuanya ada dalam diri kita. Ini tentang menggali potensi dan menumbuhkannya sendiri. Hal yang hebat tentang pencapaian kekayaan adalah ia memaksamu untuk menjadi pemimpin dan mengembangkan kualitas kepemimpinanmu.

  1. I have some resentment towards extremely wealthy people.

Aku memiliki perasaan negatif kepada orang yang sangat kaya.

You’ll never be wealthy if you resent wealth.  You need to be happy for other wealthy people and bless them if you ever want to become a wealthy person.

Kamu tidak akan menjadi kaya jika kamu membenci kekayaan. Kamu harus menjadi senang kepada orang kaya dan berkahi mereka jika kamu ingin menjadi orang kaya.

  1. I’m a good giver, but not a good receiver.

Aku pemberi yang baik, tapi bukan penerima yang baik.

We always do receive, it’s about just being more open to it.  You’re being given so many gifts everyday and you receive them whether you like them or not.  So you already are a good receiver.

Kita selalu menerima, ini bukan tentang menjadi lebih terbuka terhadap menerima. Kamu diberi begitu banyak hadiah/pemberian setiap hari dan kamu menerimanya apakah kamu suka atau tidak. Jadi kamu sudah menjadi penerima yang baik.

  1. Other people’s opinions of me are important.

Opini orang lain tentangku adalah penting.

What other people think of you is irrelevant.  It has nothing to do with you.  The only opinion that matters is the one you have of yourself.

Apa yang orang lain pikir tentangmu adalah tidak penting. Itu tidak ada kaitannya denganmu. Satu-satunya opini yang berarti adalah opinimu tentang dirimu sendiri.

  1. It’s better to get paid for my “time” than strictly for my performance.

Lebih baik dibayar berdasarkan “waktu”ku dibanding berdasarkan kinerjaku.

You are limited by your time.  By exchanging your time for money, there is a ceiling or limit to it.  When you get paid by your results and performance, it forces you to find ways to add more value.  It forces you to be a “value giver”, instead of a “value extractor”.  

Kamu dibatasi waktumu. Dengan menukar waktumu dengan uang, ada atap atau batasan tertentu yang bisa kamu tukar. Ketika kamu dibayar berdasar hasil dan kinerjamu, itu akan memaksamu untuk menemukan cara untuk memberi lebih banyak nilai tambah. Itu akan memaksamu menjadi “pemberi nilai tambah”, daripada menjadi “pengambil nilai tambah”.

  1. I’m already quite comfortable.  I don’t need to push myself.

Aku sudah cukup nyaman. Aku tidak perlu mendorong diriku.

People that are too comfortable are stuck in their “danger zone”.  These people aren’t willing to admit where they really want to be and lower their standards to get others approve, or are afraid of raising their standards.  The quality of your life is in direct proportion to the amount of discomfort that you can comfortably live with.  We NEED discomfort and uncertainty; it’s what forces us to grow.

Orang yang terlalu nyaman itu terperangkap dalam “zona berbahaya” mereka. Orang ini tidak mau mengakui dimana mereka sebenarnya berada dan menurunkan standar mereka untuk mendapat pengakuan orang lain, atau takut untuk menaikkan standar mereka. Kualitas hidupmu sebanding dengan seberapa besar ketidaknyamanan yang bisa kamu tanggung. Kita BUTUH ketidaknyamanan dan ketidaktentuan; itu yang memaksa kita bertumbuh.

  1. If you’re rich in love, health and happiness, you don’t need money.

Jika kamu berlimpah secara cinta, kesehatan, dan kebahagiaan, kamu tidak membutuhkan uang.

Why not be abundant in ALL areas of your life?  It doesn’t make sense to be rich in love, health and happiness and not financial also. 

Kenapa tidak berlimpah dalam SEMUA area dihidupmu? Tidak masuk akal untuk berlimpah dalam cinta, kesehatan dan kebahagiaan tetapi tidak berlimpah dalam uang juga.

  1. I can make it on my own.  I don’t need help from others.

Aku bisa mencapainya sendiri. Aku tidak butuh bantuan dari orang lain.

Everyone that is successful didn’t do it by themselves.  They’ve always had help – mentors, coaches, a team, or others that have supported them to get to where they are.  The truth is, if you could have done it on your own by now, then you would have already done it!  You have to be open to getting help.

Semua orang yang sukses tidak mencapainya sendirian. Mereka selalu mendapat bantuan – mentor, pelatih, tim, atau yang lainnya yang telah mendukung mereka mencapai kemana mereka berada sekarang. Faktanya, jika kamu bisa mencapainya sendirian sekarang, maka kamu sudah mencapainya sejak dulu! Kamu harus bersikap terbuka untuk mendapat bantuan.

  1. If I ask for help, people will think I’m weak.

Jika aku meminta bantuan, orang lain akan berpikir aku lemah.

Asking for help actually communicates strength.  Vulnerability is power.  It takes courage to ask for help; so it’s an asset.

Meminta bantuan sebenarnya mengkomunikasikan kekuatan. Kerapuhan adalah kekuatan. Dibutuhkan keberanian untuk meminta bantuan; maka ia adalah sebuah asset.

  1. The only reason to work is to make money.

Alasan satu-satunya untuk bekerja adalah untuk mencari uang.

There’s many reasons to make money – to add value, contribute, to grow and improve yourself, and to change the world.

Ada banyak alasan untuk mencari uang – memberi nilai tambah, berkontribusi, bertumbuh dan meningkatkan diri, dan mengubah dunia.

  1. There’s no use earning a lot more money because I’ll just have to pay more taxes.

Tidak ada kegunaan mendapatkan banyak uang lagi karena aku hanya akan membayar lebih banyak pajak.

By becoming wealthy, you WANT to pay more taxes.  You should WANT to contribute to your country and city by paying more in taxes.  You should want to pay for and help make the government better, as you get to enjoy benefits of others contributions and tax dollars everyday already.

Dengan menjadi kaya, kamu INGIN membayar lebih banyak pajak. Kamu seharusnya INGIN berkontribusi untuk negara dan kota dengan membayar lebih banyak pajak. Kamu harusnya ingin membayar dan membantu pemerintah menjadi lebih baik, karena kamu sudah menikmati manfaat kontribusi pajak orang lain setiap harinya.

  1. Once I have a lot of money, I’ll finally feel secure.

Jika aku memiliki banyak uang, akhirnya aku akan merasa aman.

You can feel secure right now.  It’s all a feeling within you.  You can access the state right now if you choose to.

Kamu bisa merasa aman sekarang. Itu semuanya hanya perasaan di dirimu. Kamu dapat merasakan perasaan itu jika kamu ingin.

  1. By being rich, I’ll prove myself.

Dengan menjadi kaya, aku akan membuktikan diriku.

You don’t need to prove yourself to anyone.  You are already enough.

Kamu tidak perlu membuktikan dirimu kepada orang lain. Kamu sekarang sudah cukup.

  1. Getting rich is not really a skill you can learn.

Menjadi kaya bukan sebuah keahlian yang bisa kamu pelajari.

Anything is a learnable skill.  Nobody was born with the skill or ability to make money; they’ve learned it.

Semuanya adalah keahlian yang bisa dipelajari. Tidak ada orang yang terlahir dengan keahlian menghasilkan uang; mereka mempelajarinya.

  1. I’m just not “meant” to be rich.

Aku tidak ditakdirkan menjadi kaya.

Everyone is destined to be rich and to have greatness.  Wealth is just an extension of what you’re capable of and we are all capable of growing and contributing.

Semua orang ditakdirkan menjadi kaya dan memiliki keagungan. Kekayaan hanyalah hasil dari apa yang kamu bisa dan kita semua bisa bertumbuh dan berkontribusi.

  1. God will make me rich, poor or middle-class.

Tuhan yang menakdirkan aku kaya, miskin atau kalangan menengah.

God wants the best for you.  God put you on this planet to be the best you can be; to fulfill your purpose and potential.  God wants you to be abundant, as well as do good in the world and add value.

Tuhan ingin yang terbaik untukmu. Tuhan menempatkanmu di planet ini untuk menjadi terbaik yang kamu bisa; untuk memenuhi tujuan dan potensimu. Tuhan ingin kamu berkelimpahan, juga melakukan kebaikan di dunia ini dan memberi nilai tambah.

  1. The investment world is complicated and hard to understand.

Dunia investasi sangat rumit dan sulit untuk dimengerti.

The investment world can EASILY be understood if you are willing to commit to learning it.

Dunia investasi dapat DENGAN MUDAH dimengerti jika kamu mau komit untuk mempelajarinya.

  1. Investments are for people who have a lot of money.

Investasi hanya untuk orang yang memiliki uang banyak.

It doesn’t matter how much money you have. You can start investing today.

Tidak penting berapa banyak uang yang kamu miliki. Kamu dapat mulai berinvestasi hari ini.

  1. Most investments, other than with the bank, are too risky.

Sebagian besar investasi, selain dengan bank, terlalu beresiko.

There’s many safe investments out there.  You just have to educate yourself and learn.

Ada banyak investasi aman diluar sana. Kamu hanya harus mendidik dirimu dan belajar.

*******

Alhamdulillah selesai juga…

Jika ada mindset yang belum jelas, silakan bertanya dibagian komen.

Atau ada mindset yang anda kurang sreg, atau ada mindset yang perlu ditambahkan, silakan komentar dibagian komen, dan kita bisa diskusi bareng. Dengan begitu anda memberi nilai tambah bagi pembaca lain yang akan membaca artikel ini.

Ingat, orang kaya suka memberi nilai tambah… 🙂

Salam!

RumahAwan

Passion Saya Adalah Internet Marketing. Terutama Yang Berkaitan Dengan SEO, OnlineShop, Dan PPC. Blog Ini Dibuat Supaya Saya Bisa Sharing Info Berguna Tentang Internet Marketing.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *